Di negeri ini, ada dua oknum berinisial RS, datang dari dua pulau berbeda, kini di partai yang sama.
Satu dari pusat, sepertinya turunan bangsawan. Mengaku ahli teknologi tapi tak pantas kalau bersikap. Di sidang wakil rakyat, dia bernyanyi bersiul seperti burung.
Satu lagi dari barat, pernah mengaku raja minyak. Pandai benar bersilat lidah, dan semua dari mulutnya sungguh menjilat.
Ah, dua RS mencemari bangsa ini.